Bobung si Desa Batik Kayu |
![]() Sejarah batik kayu di Bobung dimulai sejak tahun 1960 an. Pada saat itu tari Topeng Panji sedang berkembang di desa ini. Lakon-lakon dalam tari tersebut membutuhkan topeng yang terbuat dari kayu. Ketika Topeng Panji semakin popluer dan dikenal luas di daerah-daerah lain di Yogyakarta, maka permintaan akan topeng kayu buatan pengrajin desa Bobung semakin meningkat pula. Menurut catatan sejarah, Tari Panji adalah tari topeng yang diciptakan oleh Sunan Kalijaga pada masa penyebaran agama Islam di Pulau Jawa pada periode 9 (Sembilan) wali yaitu tepatnya pada abad 14 – 15 Masehi. Tari ini merupakan tarian yang dibawakan sebagai media dakwah untuk menyebarkan agama Islam di Pulau Jawa. Tarian ini diperkenalkan oleh Sunan Gunung Jati dan SUnan Kali Jaga di Kesultanan Cirebon, dan kemudian meluas ke daerah-daerah lain di Pulau Jawa. Topeng kayu karya pengrajin Bobung dibuat berbeda dengan topeng kayu dari daerah asalnya Cirebon. Jika topeng kayu Cirebon didominasi warna-warna terang, topeng kayu karya seniman Bobung diberi dasar motif batik sehingga menambah keindahan topeng kayu. Di Bobung, topeng kayu bermotif batik ini kemudian diperkaya dengan desain lain selain topeng, misalnya desain binatang, peralatan makan dan hiasan lainnya. ![]() Pada tahun 2000, desa ini secara resmi dicanangkan sebagai desa wisata yang menjadikan aktivitas seni di daerah tersebut semakin meningkat. Sikap penduduk yang ramah menjadikan pengunjung yang dating ke Bobung betah berlama-lama di desa ini. Selain melihat di toko, pengunjung juga bisa langsung melihat kegiatan para pengrajin yang sedang membuat batik kayu sambil menikmati sejuknya udara di desa wisata tersebut. [Magda] |
0 komentar:
Posting Komentar